Jumat, 20 November 2009 09:20 WIB News Share :

Mabes Polri batalkan pemanggilan Kompas

Jakarta–Mabes Polri akhirnya membatalkan pemanggilan untuk harian umum Kompas. Tanpa ada kejelasan, Kompas diminta untuk tidak memenuhi panggilan tersebut.

“Sesuai dengan perkembangan terakhir dibatalkan, katanya nggak usah datang saja,” kata Redaktur Pelaksana Kompas Budiman Tanuredja saat dihubungi, Jumat (20/11).

Budiman mengaku tak tahu alasan yang diberikan Mabes Polri terkait pembatalan pemanggilan tersebut. Ia juga belum bisa memastikan apakah akan ada pemanggilan berikutnya.

“Tanya ke Mabes saja,” elak Budiman.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna mengaku terkejut dengan reaksi publik terkait pemanggilan ini. Menurut Nanan, telah terjadi miscommunication dalam kasus pemanggilan ini.

“Kita kan tidak mungkin mengundang, kalau mengundang itu kawinan. Polisi itu harus memanggil. Saya kaget opini yang muncul seperti ini, katanya kriminalisasi media. Kalau memang jadi seperti ini, dibatalkan saja. Media massa itu kawan kami,” tegas Nanan saat dihubungi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…