Jumat, 20 November 2009 21:52 WIB Hukum Share :

Kasus buku ajar, Pelimpahan tersangka terkatung-katung


Solo (Espos)–
Pelimpahan tersangka kasus dugaan korupsi buku ajar Solo, Pradja Suminta dan Amsori dari Poltabes Solo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo masih terkatung-katung.

Sebelumnya, pelimpahan dua tersangka akan dilakukan Kamis (12/11) lalu, tapi secara tiba-tiba pelimpahan dua mantan Kepala Disdikpora Solo itu ditunda. Hingga Jumat (20/11) belum ada kejelasan kapan pelimpahan tersangka dan barang bukti (BB) dilakukan meski berkas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21 sejak Agustus lalu.

Kajari Solo Djuweriyah mengatakan, pelimpahan akan dilakukan secepatnya, namun dia enggan menyebutkan kapan secara pasti pelimpahan akan dilakukan. “Secepatnya akan dilakukan, nanti pasti dikabari,” ujar dia saat dihubungi Espos.

Dia menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen dengan kasus tersebut. Sebab, lanjut dia, berkas kasus itu sudah dinyatakan P21. Namun, Kajari menyatakan, masih ada beberapa hal teknis yang perlu diperbaiki lagi.
Djuweriyah menambahkan, beberapa poin yang ada memang dilengkapi sehingga saat dalam persidangan benar-benar kuat dakwaannya. “Dulu sudah ditelaah Aspidsus (Asisten Pidsus Kejakti Jateng-red), sekarang Kajakti Jateng,” papar dia.

dni

lowongan kerja
lowongan kerja guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…