Jumat, 20 November 2009 17:30 WIB News Share :

DPRD Jateng prioritaskan Raperda Pengelolaan Panas Bumi


Semarang (Espos)–
Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Panas Bumi di Provinsi Jateng menjadi salah satu prioritas kerja anggota DPRD Jateng. Belum optimalnya pengelolaan potensi sumberdaya alam yang melimpah saat ini menjadi faktor yang mendorong agar Raperda usulan ekskutif tersebut segera dibahas.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Abdul Fikri Faqih, Jumat (20/11) mengutarakan, Raperda ini sebenarnya sudah diajukan pada anggota DPRD periode sebelumnya. Namun karena keterbatasan waktu maka Raperda ini baru bisa dibahas pada DPRD periode sekarang.

“Sudah dibahas di Badan Musyawarah, meski kami sendiri terbentur kendala belum keluarnya PP mengenai Tatib Dewan,” papar dia di ruang kerjanya.

Salah satu potensi sumber daya alam yang dimiliki Jateng adalah energi panas bumi. Potensi sumber daya panas bumi di Jateng, menurutnya, sangat banyak namun belum digarap optimal sebagai salah satu energi pilihan pengganti bahan bakar fosil.

Sementara ini belum ada regulasi di tingkat daerah yang mengatur pengelolaannya. Dengan adanya Perda Pengelolaan Energi Panas Bumi ini, jelas Fikri, diharapkan akan ada aturan yang jelas dalam rangka peningkatan pengelolaan sumber daya alam.

Salah satu pasal dalam Raperda Pengelolaan Panas Bumi menyebutkan izin usaha pertambangan (IUP) diberikan untuk jangka waktu 35 tahun, meliputi kegiatan eksplorasi, studi kelayakan dan eksploitasi. Luas wilayah kerja maksimal yang perbolehkan adalah 10.000 hektare. Pemegang IUP memiliki kewajiban untuk melakukan penanggulangan pencemaran dan pemulihan fungsi lingkungan hidup. Termasuk upaya reklamasi.

kha

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR SURYAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…