Jumat, 20 November 2009 23:55 WIB Solo Share :

Dana revitalisasi TSTJ direncanakan dari SKPD terkait

Solo (Espos)–Dana revitalisasi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) direncanakan disokong dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Namun rencana untuk itu dipastikan terkendala status pengelolaan TSTJ yang hingga kini belum jelas.

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) TSTJ, yang juga Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Solo, Ponco Wibowo mengakui dana revitalisasi kawasan TSTJ selama ini memang tergantung sepenuhnya pada hasil penjualan tiket. Catatan terakhir pengelola, hingga pertengahan November tahun ini, TSTJ telah menghasilkan pendapatan Rp 1,2 miliar. Akhir tahun, Ponco memprediksi pendapatan TSTJ tembus hingga Rp 1,5 miliar.
Nilai tersebut, diperoleh setidaknya dari tiga agenda utama, yaitu pekan Syawalan, musim haji dan libur Natal serta Tahun Baru. “Pendapatan dari hasil penjualan tiket cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan operasional lain. Namun, untuk meningkatkan sarana dan prasarana dibutuhkan dana lain. Ini yang kami rencanakan ke depan, SKPD terkait mengalokasikan dana di TSTJ. Tentunya ini bisa dilaksanakan setelah status pengelolaannya jelas dan Perda yang mengaturnya pun ada,” papar Ponco, saat ditemui wartawan, di sela-sela mider praja di TSTJ, Jumat (20/11).

Ponco melanjutkan SKPD dimaksud, antara lain Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk pembangunan taman, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk menangani jalan di kompleks TSTJ, dan Dispertan serta Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Solo. SKPD tersebut akan didorong mengalokasikan sebagian anggaran untuk revitalisasi kawasan TSTJ. Menurut dia, kemungkinan untuk pengalokasian dana lintas SKPD tersebut terbuka lebar jika Perda tentang penyertaan modal telah diundangkan. “Soal status pengelolaan dan Perda kalau bisa selesai tahun 2010, rencana revitalisasi mungkin bisa dilaksanakan 2011 mendatang,” imbuhnya.

tsa

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.  Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…