Kamis, 19 November 2009 11:25 WIB News Share :

Raker lanjutan, 50% lebih anggota Dewan absen


Jakarta–
Rapat kerja lanjutan antara Komisi III DPR dengan KPK, Kepolisian dan Kejagung, tampaknya telah membosankan anggota Komisi III sendiri. Setidaknya ini terlihat dari sedikitnya anggota yang hadir.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III Benny Kabur Harman ini dimulai pukul 09.00 WIB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11). Anggota Komisi III yang hadir hanya sekitar 20 dari 55 orang.

Kabareskrim Kombes Pol Susno Duadji tidak hadir pada acara itu sementara mantan Wakil Jaksa Agung AH Ritonga hadir. Padahal pada Raker Rabu kemarin, Susno hadir.

Dari jajaran Kepolisian hadir Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Wakapolri Komjen Makbul Padmanegara dan Wakabareskrim Irjen Pol Dik Dik Mulyana. Dari jajaran Kejagung hadir Jaksa Agung Hendarman Supandji, Jampidsus Marwan Effendy. Dari Jajaran KPK Ketua KPK sementara Tumpak Hatorangan Panggabean, Wakil Ketua KPK Mas Ahmad Sentosa, Wakil Ketua KPK M Jasin, dan Wakil Ketua KPK Haryono Umar.

Belum ada penjelasan dari Kapolri atau pun pertanyaan dari anggota Komisi III terkait ketidakhadiran Susno.

Sementara Ritonga yang sudah mundur dari wakil jaksa agung tetap hadir meski sempat dipertanyakan kapasitasnya oleh salah seorang anggota Komisi III semalam.

Raker antara Komisi III dengan KPK, Kepolisian dan Kejagung Rabu (18/11) malam dimulai pukul 19.30 WIB dan ditutup Kamis pukul 00.00 WIB. sebelumnya rapat dimulai Rabu pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…