Kamis, 19 November 2009 15:58 WIB Solo Share :

Puluhan pengguna kios kena semprit DPP

Solo (Espos)–Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Solo melayangkan surat peringatan (SP) kepada puluhan pengguna kios di bangunan baru belakang Kantor Kecamatan Jebres, Kamis (19/11).

SP dilayangkan DPP lantaran puluhan pengguna kios pemegang surat hak penempatan (SHP) tak kunjung mengoperasikan kios mereka. Padahal sebelumnya DPP telah mengimbau supaya pemegang SHP segera mengoperasiikan kios mereka. Jumlah pengguna kios yang kena semprit DPP sedikitnya 46 orang.

Berdasar pantauan Espos di lapangan dilaporkan, petugas DPP menempelkan SP di pintu-pintu kios milik pedagang. Aksi ini sempat mendapat perhatian beberapa pedagang lain yang telah beroperasi di bangunan baru itu. Isi SP yakni pernyataan DPP bahwa kios yang belum dioperasikan itu dalam pengawasan petugas. Pengguna kios yang bermaksud mengoperasikan kios mereka diminta segera menghubungi DPP, sebelum Kamis (26/11).

“Segera datang ke DPP dengan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta SHP asli, untuk registrasi ulang. Setelah itu mereka dapat mengoperasikan kios mereka. Tapi bila hingga batas waktu yang diberikan tak ada respons, SHP mereka akan kami cabut,” ujar Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) DPP Solo, Yusroni.

kur

lowongan kerja
lowongan kerja PBF di sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…