Kamis, 19 November 2009 09:18 WIB Ekonomi,News Share :

Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis

Jakarta–Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis. Namun gerak rupiah diprediksi masih belum akan jauh-jauh di tengah pergerakan mata uang lain yang juga sedang stagnan.

Berdasarkan pantauan pada perdagangan Kamis (19/11), rupiah dibuka kembali melemah tipis ke level 9.430 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.410 per dolar AS.

Di pasar global, dolar AS juga bergerak variatif atas mayoritas mata uang dunia. Namun dolar AS tercatat melemah atas euro sehingga memicu lonjakan harga emas ke titik tertingginya.

Euro menguat ke 1,4961 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4873 dolar. Dolar AS juga menguat atas yen ke posisi 89,34 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,25 yen.

Dengan melihat data inflasi AS dan melemahnya konstruksi rumah, Bank Sentral AS diyakini akan menekan suku bunga rendahnya untuk waktu yang lama, sehingga dolar pun akan semakin terteken.

“Dengan negara-negara lain yang sudah siap menaikkan suku bunga atau mengindikasikan pergerakan suku bunga kedepan, maka dolar AS akan terus mendapatkan tekanan dari perbedaan suku bunga dengan mata uang lainnya,” ujar Michael Wahl, analis dari PNC Bank seperti dikutip dari AFP.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…