M Chatib Basri/awi
Kamis, 19 November 2009 10:42 WIB Tokoh Share :

M Chatib Basri harus unik

M Chatib Basri/awi

M Chatib Basri/awi

Selain industri makanan, industri pakaian dalam wanita terbukti cukup mampu bertahan di tengah badai krisis moneter. Ketua Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Manajemen Fakultas Ekonomi Indonesia (LPEM FE UI), M Chatib Basri, memberikan contoh salah satu merk pakaian dalam wanita asal Amerika Serikat, Victoria Secret.
“Padahal, Anda tahu, harga produk-produk ini sangat mahal. Namun, anehnya, dia justru mampu bertahan di tengah krisis moneter. Dia tidak melakukan PHK seperti perusahaan tekstil lainnya,” ujarnya disela-sela Media Gathering: Prospek Ekonomi dan Tantangan Industri Perbankan 2010 yang diadakan Bank Mandiri di Yogyakarta, Sabtu (14/11).
Menurut pria yang juga pengusaha batik ini, kuncinya adalah karena produk itu unik dan menyasar semua pasar. “Kalau underwear kan disukai baik pria maupun wanita. Wanita suka memakainya, sementara pria suka lihat wanita yang memakai produk itu. Ya, enggak?” ujarnya setengah berseloroh. Bagaimana halnya dengan batik? Chatib optimistis batik juga mampu bertahan asalkan mampu memberikan sentuhan unik. awi

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…