Kamis, 19 November 2009 16:59 WIB News Share :

Liput Pemusnahan Tekstil Ilegal, Dua Wartawan Turut Terbakar

Pekanbaru– Nasib apes menimpa dua wartawan lokal di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Keduanya ikut terbakar saat meliput pemusnahan barang bukti tekstil ilegal.

Peristiwa tersebut terjadi di halaman Lembaga Pemasyarakat (LP), di Jl A Yani Tanjungpinang, Kepri, Kamis (19/11). Kejadian ini sempat menghebohkan pejabat Muspida setempat, seperti Walikota Tanjungpinang, Suryatati Manan dan sejumlah unsur Muspida seperti kejaksaan, polres dan pihak LP.

Peristiwa itu berawal ketika pihak Kejari Tanjungpinang ingin membakar barang bukti testil selundupan. Ada sekitar 690 bal tekstil yang terdiri dari pakain, dan berbagai jenis testil lainnya.

Tumpukan barang bukti itu dijadikan satu. Sebelum dibakar, tekstil ilegal itu disiram bensin. Setelah itu, unsur Muspida secara bersama-sama membakarnya.

Namun diduga kuat, besin disiramkan sudah menguap ke udara. Sehingga begitu dibakar, api membesar seperti ledakan. Walikota Tanjungpinang serta jajaran Muspda lainnya nyaris terbakar. Mereka lari terbirit birit menjauhi api yang menyambar tersebut.

Apes bagia kedua jurnalis, yakni Almis Sipri dan Indra. Keduanya tak dapat menghindar dari jilatan api. Saat api menjilat tubuh, keduanya langsung berguling-guling di tanah. Namun api tetap saja membakar celana mereka.

Beruntung petugas pembadam kebakaran sigap melihat kejadian itu. Mereka cepat memberikan pertolongan dengan menyemprotkan alat pemadam api ke tubuh kedua wartawan tadi.

Meski demikian, tak urung keduanya mengalami luka bakar di kaki dan badan. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit TNI AL.

Kepala Kejaksaan Negeri, Tanjungpinang D Ginting mengatakan, pihak akan bertanggungjawab atas musibah yang menimpa kedua jurnalis tersebut. “Segala biaya perawatannya akan kita tanggulangi,” katanya.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…