Kamis, 19 November 2009 10:15 WIB News Share :

Ledakan Apotek Medistra, tak ada kaitan dengan teroris

Yogyakarta–Akibat ledakan di Apotek Medistra, Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta, dua orang pejalan kaki terluka. Keduanya pun dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Korbannya ada dua orang pejalan kaki,” kata Kapolda Yogyakarta Brigjen Pol Sunaryono di lokasi ledakan, Kamis (19/11).

Sunaryono mengatakan, satu korban mengalami luka di bagian pelipis kepala dan satu orang lannya mengalami robek pada lengan, punggung, dan leher.

“Masing-masing korban ada yang dibawa ke RS Bethesda dan RS Panti Rapih,” ujarnya.

Ledakan terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Akibat kejadian tersebut ruas Jl Cik Di Tiro mulai dari 500 meter dari simpang empat Gramedia hingga persimpangan Jl Kartini, ditutup aparat serta diberi garis polisi.

Penyebab ledakan Apotek Medistra, Yogyakarta, hingga kini masih belum diketahui. Yang jelas ledakan tersebut tak ada hubungannya dengan terorisme.

“Penyebabnya belum ditemukan sampai sekarang. Tidak ada hubungannya sama teroris,” kata Kapolda.

Menurut Sunaryono, ledakan ini bersifat low explosive. Hal itu tampak dari akibat ledakan yang hanya menyebabkan kaca gedung pecah.

“Tapi temboknya tetap berdiri kokoh,” ujarnya.

Hingga kini, petugas masih berusaha mengeluarkan bau ledakan dari apotek tersebut.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…