Kamis, 19 November 2009 13:45 WIB News Share :

Enam orang diperiksa terkait ledakan apotek Medistra


Yogyakarta–
Sebanyak enam orang saksi dimintai keterangan oleh polisi terkait kejadian ledakan keras di Apotek Medistra Jalan Cik Di Tiro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis pagi.

“Ada enam orang yang diperiksa dan dimintai keterangan dalam kejadian itu, saat ini status mereka masih saksi dan belum ada tersangka,” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti.

Menurut dia, mereka¬† yang dimintai keterangan di Poltabes Yogyakarta tersebut adalah pemilik bangunan Wahyu Utomo dan Sang Hyang Prabu. “Dua karyawan apotek juga dimintai keterangan yakni Pipin dan Nurial serta pemilik warung di depan TKP Mardian serta Harley pemilik rental di samping TKP,” katanya.

Ia mengatakan dalam kejadian tersebut tercatat tiga orang mengalami luka yakni Yohanes Dwi Subagyo (32) warga Banteng, Sleman, Yusup Prabowo (22) warga Tegalrejo, Yogyakarta. Keduanya dirawat di RS Bethesda Yogyakarta. “Sedangkan satu korban yang dmengalami luka paling parah adalah P Diah CR yang alamatnya belum diketahui dengan luka terkena pecahan kaca di punggung dan sebagian besar tubuhnya, dan kini dirawat di RS Panti Rapih Yogyakarta,” katanya.

Ia mengatakan, para korban tersebut adalah para pengguna jalan yang melintas di depan TKP dan terkena pecahan kaca serta material reruntuhan lainnya.

“Saat kejadian para korban ini melintas di depan apotek dan tiba-tiba terjadi ledakan sehingga mereka tidak dapat menghindar,” katanya.

Anny mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Poltabes Yogyakarta. “Kejadian ini masih dalam penyelidikan, namun dari olah TKP sementara dipastikan kejadian ini tidak ada kaitan dengan aksi terorisme,” katanya.

Sementara itu setelah ditutup hampir selama dua jam arus lalu lintas di Jalan Cik Di Tiro kembali dibuka kembali setelah petugas dari Dinas Kimpraswil Kota Yogyakarta dan TNI AD bahu membahu membersihkan reruntuhan yang menutup jalan.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja CREATIVE DESAIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…