Kamis, 19 November 2009 13:45 WIB News Share :

Antasari pernah tawari Chairul jabatan di KPK


Jakarta–
Dalam persidangan pembunuhan Direktur PRB Nasrudin Zulkarnaen, dengan terdakwa Sigid Haryo Wibisono, mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar mengakui pernah ditawari jabatan di KPK oleh Antasari Azhar.

Jaksa pun akan mempelajari fakta baru yang belum pernah disebutkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) ini.

“Kita akan analisis, apakah fakta baru ini relevan dengan kasus ini. Yang jelas, di sidang ini kita catat. Kalau relevan kita pakai,” ujar JPU Raharja.

Hal itu disampaikan Raharja usai persidangan Sigid di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (19/11).

Sebelumnya, Chairul mengaku ditawari Antasari sebagai staf di KPK jika tugas Chairul sebagai Kapolres Jakarta Selatan berakhir. Namun Chairul tidak pernah mengambil jabatan tersebut karena harus mengikuti pendidikan.

Chairul beserta timnya diperintahkan Kapolri untuk menyelidiki dugaan teror yang dilakukan Nasrudin pada Antasari. Namun dari hasil penyelidikan timnya, Chairul mengaku tidak ada cukup bukti yang menunjukan Nasrudin melakukan teror pada mantan ketua KPK itu.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…