Kamis, 19 November 2009 13:55 WIB Internasional Share :

Anak sekolah Australia minta diberi hak suara di pemerintah


Canberra–
Sekelompok anak sekolah Australia meminta diberi hak menyalurkan suaranya di pemerintah nasional. Pelajar tersebut berdemonstrasi di Gedung Parlemen di Canberra, dan berusaha menunjuk seorang komisaris anak nasional, Kamis (19/11).

Seruan itu disampaikan pada malam menjelang peringatan ke-20 Konvensi PBB mengenai Hak Anak. Dengan bantuan sekelompok anak sekolah Canberra yang memegang megafon besar yang diarahkan ke Gedung Parlemen, seorang anak menuntut parlemen federal mendengarkan seruan mereka.

Komisaris tersebut akan menjadi badan independen yang dilindungi oleh undang-undang yang akan memastikan peraturan dan kebijakan sejalan dengan konvensi PBB itu, kata wanita juru bicara Save the Children, Annie Pettitt.

“Meskipun masing-masing negara bagian dan wilayah memiliki komisaris anak, mereka memiliki mandat yang sangat berbeda,” kata Pettitt kepada Australian Associated Press.

Sebagian komisaris memiliki pusat perhatian yang luar mengenai kesejahteraan anak, sementara yang lain memiliki pusat perhatian sempit tentang perlindungan anak. “Dan apa yang telah kita saksikan ialah kurangnya koordinasi dalam semua bidang ini,” katanya.

Organisasi Save the Children mensurvei 1.200 orang Australia dan mendapati bahwa 78 persen percaya ada peran buat seorang komisaris nasional.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Bank perkreditan rakyat, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Globalisasi dan Toleransi

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pidato Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barrack Obama, di Kongres Diaspora Indonesia menegaskan dua hal penting:…