Rabu, 18 November 2009 18:54 WIB News Share :

Pilkada 17 daerah di Jateng bakal telan Rp 296 miliar

Semarang– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memperkirakan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 17 kabupaten/ kota pada tahun 2010 mendatang bakal memakan biaya hingga Rp 296 miliar.

Ketua KPU Jawa Tengah Ida Budhiati, di Semarang, Rabu (18/11), mengatakan, jumlah sebesar itu merupakan perkiraan untuk penyelenggaraan pemilihan hingga dua putaran.

Ia menjelaskan, satu putaran pemilihan kepala daerah di 17 kabupaten/ kota tersebut akan menghabiskan dana sekitar Rp193,7 miliar. “Jika dilanjutkan dengan putaran kedua, maka dibutuhkan anggaran sekitar Rp102,3 miliar,” kata Ida.

Menurut dia, Komisi Pemilihan Umum di tingkat kabupaten/ kota yang akan menggelar pemilihan telah menyusun anggaran pelaksanaan.

Namun, kata dia, pengajuan anggaran tersebut masih terbentur oleh sejumlah hal, seperti terjadinya masa transisi dewan perwakilan rakyat daerah serta terhambatnya pembentukan alat kelengkapan legislatif.

Permasalahan lain yang muncul, kata dia, selama ini pemerintah tidak mengalokasi dana cadangan pemilihan kepala daerah.

Anggaran untuk pelaksanaan pemilihan tahun 2010, lanjut dia, hanya dianggarkan melalui perubahan anggaran 2009 atau anggaran murni 2010.

“Padahal, daerah selama ini selalu mengalami keterbatasan dalam penyediaan anggaran pemilihan,” katanya.

Ia mengharapkan, masing-masing pemerintah kabupaten/ kota dapat segera memberikan kepastian mengenai penganggaran untuk pemilihan kepala daerah ini.

Sementara itu, lanjut dia, terdapat 11 komisi pemilihan kabupaten/ kota yang telah mulai melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah 2010.

Kesebelas komisi pemilihan tersebut, menurut dia, akan menggelar pemilihan antara bulan April hingga Juni 2010. Ia menuturkan, komisi pemilihan provinsi akan terus memberi supervisi dan pendampingan kepada masing-masing daerah yang akan menggelar pemilihan pada tahun 2010.

ant/isw

Lowongan Pekerjaan
PT. MEGA KHARISMA PACKINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…