Rabu, 18 November 2009 19:29 WIB Boyolali,Haji Share :

Musim penghujan tiba, PPIH mulai kerepotan

Boyolali (Espos)–Musim haji yang bebarengan dengan musim hujan rupanya sempat membikin Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kerepotan. Maklum, hujan deras disertai angin kencang yang menggguyur Rabu (18/11) siang itu rupanya menerobos masuk ke teras gedung Muzdalifah yang selama ini menjadi tempat persiapan bus calon haji (Calhaj) berangkat ke Bandara Adisoemarmo.

Karuan saja, bus-bus khusus pengangkut jemaah dialihkan ke timur Gedung Muzdalifah yang terdapat kanopi. Karena, di sanalah lokasi yang paling memungkinkan dan nyaman untuk pengangkutan jemaah Calhaj dari Gedung ke dalam bus. Sebagaimana biasanya, bus-bus pengangkut jemaah Calhaj tersebut biasanya selalu stand by di depan Gedung Muzdalifah. Namun hal itu ternyata tak berlaku lagi jika hujan mengguyur, seperti yang terjadi pada Rabu (18/11) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Biar jemaah terlayani dengan baikl dan nggak kehujanan,” ujar Humas PPIH, Zainal Abidin kepada wartawan, Rabu (18/11).
Sebelumnya, PPIH juga dibikin kerepotan dengan masuknya Calhaj ke AHD sebanyak lima Kloter dalam sehari. Maklum, kapasitas maksimal Asrama Haji Donohudan (AHD) selama ini hanya mampu menampung sebanyak empat Kloter.

Dengan masuknya lima Kloter Calhaj dalam sehari, karuan saja membikin sejumlah PPIH terpaksa ngungsi ke kantor-kantor sekretariat untuk mencari tempat beritirahat.

asa

lowongan kerja
lowongan kerja Homeschooling Kak Seto Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…