Rabu, 18 November 2009 11:05 WIB Internasional Share :

Harga emas dunia terus meroket


Singapura–
Harga emas dunia terus membubung tinggi menciptakan rekor terbarunya. Kekhawatiran seputar prospek inflasi ke depan dan ketidakpastian ekonomi memicu investor untuk memburu logam mulia ini.

Harga emas di pasar spot Asia pada Rabu (18/11) sempat melonjak hingga US$ 1.143,95 per ounce, sebelum akhirnya surut ke US$ 1.140 per ounce.

Selain dipicu kekhawatiran masalah ekonomi, harga emas juga didukung oleh dolar AS yang diproyeksikan masih akan terus melemah meski kemarin sempat rebound.

Euro tercatat melemah ke 1,4873 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4972 dolar. Dolar AS juga menguat atas yen ke 89,25 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,05 yen.

Dolar AS memang kemarin sempat rebound setelah Gubernur Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet mengungkapkan komitmennya untuk penguatan dolar. Namun pialang meyakini dolar AS masih akan berada dalam trend melemah.

“Dolar AS masih akan sulit untuk menguat karena sepertinya Bank Sentral AS akan menjaga kebijakan bunga rendahnya untuk sementara waktu,” ujar Tomohiro Nishida, manajer treasury Chuo Mitsui Trust and Banking Company seperti dikutip dari Reuters.

Sementara harga minyak mentah dunia juga tercatat kembali naik. Minyak light tercatat naik 54 sen menjadi US$ 79,68 per barel.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…