Rabu, 18 November 2009 19:41 WIB Ekonomi Share :

72 Proyek ditawarkan dalam CJIBF

Solo (Espos)–Kondisi infrastruktur jalan, pelabuhan dan ketersediaan energi khususnya listrik dinilai masih menjadi kendala utama dalam menarik investor ke Jawa Tengah (Jateng). Padahal di sisi lain, potensi investasi Jateng cukup besar.

Setidaknya, hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng Anung Sugihantono, Walikota Solo Joko Widodo dan salah satu Investor Iwan Lukminto, di sela-sela talk show dalam Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2009 yang digelar di The Sunan Hotel Solo, Rabu (18/11).

Anung mengatakan, terkait aksesabilitas, Jateng masih mengalami kendala besar terutama terkait infrastruktur jalan. Mulai dari rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo-Ngawi yang sampai saat ini masih jauh dari realisasi, termasuk jalan arteri dan jalan kolektor primernya. Kemudian, lanjutnya, terkait akses dari pelabuhan. Jateng punya dua pelabuhan, yakni Tanjung Emas dan Cilacap. Di mana, disampaikan Joko Widodo, eksportir yang melakukan pengiriman produk dari Semarang yakni Pelabuhan Tanjung Emas, dari tahun ke tahun bukan semakin banyak tetapi malah berkurang.

“Kenyamanan infrastruktur ini akan sangat berpengaruh dengan cost produksinya. Distribusi barang semakin baik dan cepat, maka biayanya juga akan lebih murah.”

CJIBF akan membuka peluang bagi 35 kabupaten/kota yang ada di Jateng untuk menjaring investor dan mengembangkan investasi di daerah. Disampaikan Joko Widodo, uang investor ini dipastikan akan mengalir ke daerah-daerah yang memiliki prospek.

Ada 72 proyek yang ditawarkan dalam CJIBF. Dengan total nilai investasi Rp 10,7 triliun. Dari 72 proyek tersebut, Anung mengatakan 34 di antaranya sudah diminati.
haw

lowongan kerja
lowongan kerja Penerbit Ziyad, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…