Rabu, 18 November 2009 20:40 WIB Karanganyar Share :

4 Perusahaan belum kantongi izin pembuangan limbah cair

Karanganyar (Espos)–Empat perusahaan di Kabupaten Karanganyar diketahui tak memiliki izin pembuangan limbah cair (IPLC) ke sungai. Salah satu perusahaan itu adalah RSUD.

Namun demikian perusahaan-perusahaan itu diperbolehkan membuang limbah ke sungai atau saluran lain di sekitarnya. Informasi yang dihimpun Espos menyebutkan, keempat perusahan tersebut yaitu RSUD, PT Agra Kencana Gita Cemerlang, PT Ranotex, dan satu lagi adalah sebuah perusahaan farmasi. Namun, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karanganyar, Eko Budi Haryanto, menyebutkan IPLC empat perusahaan itu sedang diproses.

“Permohonan IPLC sudah masuk di BLH dan saat ini masih dalam proses. Diharapkan bisa secepatnya terbit agar semua mekanisme menyangkut pengolahan dan pembuangan limbah cair masing-masing perusahaan terpenuhi,” ungkap Eko saat ditemui di Kantor BLH, Rabu (18/11). Dikemukakan, untuk penerbitan IPLC, BLH memverifikasi keberadaan limbah olahan perusahaan terkait.

Eko memaparkan, perihal kebebasan perusahaan tak ber-IPLC tersebut membuang limbah ke lingkungan di sekitarnya karena masing-masing telah memiliki unit atau instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sepanjang limbah olahan dari perusahaan-perusahaan tersebut di bawah baku mutu yang ditetapkan, keberadaannya dinilai tak akan membahayakan lingkungan. Namun demikian perusahaan yang tak memiliki IPLC memang dipantau dan diperlakukan secara khusus.

 

try

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…