Selasa, 17 November 2009 14:29 WIB Ekonomi,News Share :

Terkait krisis listrik, SBY panggil Dirut PLN

Jakarta–Pemadaman listrik yang seringkali terjadi belakangan ini membuat Presiden SBY turun tangan. Presiden memanggil Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar bersama beberapa menteri terkait dan Gubernur DKI ke kantornya hari ini.

“Pagi ini saya minta mereka untuk datang ke kantor saya untuk merumuskan langkah-langkah yang cepat dan tepat terhadap permasalahan yang kita hadapi yaitu masalah kelistrikan di tanah air dan lebih khusus lagi di DKI Jakarta,” ujar SBY di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (17/11).

SBY mengatakan, permasalahan listrik ini harus segera diselesaikan karena memiliki peran yang sangat penting dan vital bagi negara dan masyarakat.

“Kita juga tahu karena adanya krisis 11 tahun lalu kita menjadi terlambat dalam menambah daya listrik. memang bisa dijelaskan kekurangan finansial pada masa krisis lalu. Dan setelah ekonomi pulih kembali 5 tahun lalu, makin dirasakan bahwa kita mengalami kekurangan listrik,” tutur SBY.

Karena itu, lanjut SBY, pembenahan sektor listrik ini menjadi prioritas pemerintah dalam 5 tahun mendatang.

“Saya melihat masih banyak hal yang tidak pas terkait sinergi dan sinkronisasi, saya masih banyak dengar dari daerah respon yang tidak cepat oleh PLN terkait mengatasi masalah listrik ini,” tegasnya.

Selain Dirut PLN, Menteri yang hadir adalah Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja AKADEMI TEKNOLOGI WARGA SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…