Selasa, 17 November 2009 19:45 WIB Wonogiri Share :

Polres Wonogiri kekurangan 850 personel polisi

Wonogiri (Espos)–Jika seluruh Mapolsek di Mapolres Wonogiri berubah menjadi Mapolsek rural (pedesaan) dari status tipe B saat ini, maka dibutuhkan 850 personel lagi. Pemenuhan itu diharapkan bisa terpenuhi saat perubahan status bisa dilakukan. Karenanya petinggi Mapolres Wonogiri telah mengusulkan dan meminta tambahan personel guna menunjang pemenuhan standar.

Apalagi, Polsek merupakan unsur terdepan dalam mengendalikan gangguan Kamtibmas. Selain itu, jajaran Polri harus mendukung program 100 hari Presiden SBY-Boediono. Salah satunya perubahan status Mapolsek dari tipe B menjadi tipe rural atau pedesaan. Penegasan itu disampaikan Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto saat melakukan serah terima jabatan enam perwira di ruang Pusat Pengendali Komando operasi (PPKO) Mapolres Wonogiri, Selasa (17/11).

“Cukup banyak kekurangan personel Polri. Sekarang saja yang tipe B, jumlah personel per Mapolsek mestinya 31 orang baru terpenuhi sekitar 15 orang hingga 16 orang. Sehingga jika berubah menjadi tipe rural dengan jumlah anggota per Mapolsek 50 orang, maka dibutuhkan cukup banyak personel,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan perubahan tipe itu baru wacana, namun dirinya telah mengusulkan penambahan personel baik melalui peleburan maupun rekrutmen Polri.
tus

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…