Selasa, 17 November 2009 20:05 WIB Klaten Share :

Penambahan TPS di Delanggu terkendala lahan

Klaten (Espos)–Upaya penambahan fasilitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kecamatan Delanggu terkendala tidak adanya lahan. Pasalnya, tidak semua warga menghendaki adanya TPS di kawasan tempat tinggal mereka.

Demikian dikemukakan, Sekretaris Camat Delanggu, Agus Suprapto saat ditemui Espos di kantor kecamatan setempat, Selasa (17/11). Menurut Agus, hingga kini jumlah TPS di kawasan padat penduduk Kecamatan Delanggu mencapai tiga tempat yakni di Desa Delanggu, Sabrang, dan Gatak. Ia menilai, jumlah itu sangat tidak cukup untuk menampung sampah di kawasan padat penduduk di Kecamatan Delanggu.

“Tiga desa tersebut mempunyai kepadatan penduduk yang tinggi. Jadi mestinya, fasilitas TPS juga lebih dari tiga,” ujar Agus.

Dikatakan Agus, sebenarnya pihaknya sudah mengupayakan penambahan fasilitas TPS di kawasan Delanggu. Dalam hal ini, pihaknya sudah menyampaikan permasalahan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Akan tetapi, diakuinya, upaya penambahan fasilitas TPS tersebut terkendala tidak adanya lahan. Ia menilai, warga setempat cenderung tidak mau jika tempat tinggal mereka berdekatan dengan tempat sampah. Warga tidak ingin kenyamanan mereka terganggu dengan bau yang ditimbulkan dari TPS tersebut.

“Wilayah Delanggu merupakan kawasan padat penduduk, jadi sulit untuk mencari lahan. Di samping itu, warga juga tidak menginginkannya kenyamanan mereka terganggu dangan adanya TPS tersebut,” ucap Agus.
m82

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…