Selasa, 17 November 2009 17:16 WIB Hukum Share :

Pekerja bangunan tewas kesetrum

Solo (Espos)–Seorang pekerja bangunan, Rohmad, 40, penduduk Dawangan, Masaran, Sragen tewas tersengat aliran listrik di Pucangsawit RT 01/RW IV Jebres, Selasa (17/11) siang.
Kejadian terjadi saat korban sedang mengecat rumah milik Aris di lantai dua.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, Rohmad dan pekerja lainnya, Suradi, 40, Jetak Gayam, Sidoharjo, Sragen mengecat bagian atap rumah itu di lantai dua.

Jarak bangunan yang baru dibangun dengan kabel listrik cukup dekat sekitar dua meter. Untuk menghindari adanya sengatan listrik, mereka berdua menggunakan asbes sebagai pembatas. Merasa telah aman ada pembatas, dua pekerja ini mengecat plafon di lantai dua.

Namun, ketika korban hendak mengambil asbes itu, tiba-tiba dia tersengat aliran listrik. Sempat terjadi ledakan yang diikuti munculnya percikan api. Karena kerasnya sengatan listrik, korban akhirnya jatuh ke balkon lantai dua.

Oleh Suradi dan sejumlah warga lainnya, korban dibawa ke RS Dr Oen Solo untuk mendapatkan perawatan. Namun, korban akhirnya tewas karena mengalami luka bakar yang serius. Bahkan, hampir sekujur tubuhnya hangus terbakar.
dni

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…