Selasa, 17 November 2009 21:31 WIB Sukoharjo Share :

Mantan Ketua DPRD resmi daftar lewat PDIP

Sukoharjo (Espos)–Mantan Ketua Dewan periode 2004-2009, Wardoyo Wijaya resmi mendaftar melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pendaftar pertama tersebut maju dalam bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan didukung 11 dari total 12 pimpinan anak cabang (PAC) di Kota Makmur.

Wardoyo datang sekitar pukul 10.00 WIB didampingi isteri serta sejumlah pendukung. Sesampai di Kantor DPC PDIP, dia diterima sejumlah panitia yang selanjutnya segera mencatat namanya. Setelah pencatatan nama dan penyerahan berkas selesai, tahapan terakhir adalah menyerahkan uang pendaftaran senilai Rp 30 juta tunai dari pihak Wardoyo kepada panitia.

Seusai mendaftar, Wardoyo di hadapan para wartawan mengatakan, Selasa (17/11) secara resmi dia telah mendaftarkan diri melalui partai berlambang banteng. “Hari ini saya sudah resmi mendaftar sebagai calon bupati. Kemudian yang bersama dengan saya hari ini bukanlah tim sukses saya melainkan lebih saya anggap sebagai mitra,” ujarnya, Selasa.

Pascapendaftaran, Wardoyo menambahkan, jalan yang harus dia tembuh bersama rekan-rekan masih panjang. Pasalnya, agar bisa maju dalam Pilkada, terlebih dulu dia harus mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP PDIP).

Disinggung mengenai sosok wakil bupati, Wardoyo mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi nama calon. Walau begitu dia enggan menyebutkan nama itu lantaran belum saatnya.

Dalam jumpa pers di kesempatan yang sama, 11 orang ketua serta pengurus PAC PDIP Kota Makmur menyatakan siap mendukung Wardoyo Wijaya. Perwakilan PAC PDIP Kota Makmur, Dahono menjelaskan, pencalonan Wardoyo bukan berdasarkan keinginan pribadi melainkan melalui proses rapat PAC. Dahono menambahkan, hanya satu PAC yang sampai saat ini belum menentukan sikap yaitu PAC Baki.
aps

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…