Selasa, 17 November 2009 17:00 WIB News Share :

Kombes Iriawan
Antasari bohongi Kapolri & dompleng kasus Chandra & Bibit

Jakarta–Kubu terdakwa Antasari Azhar mensinyalir adanya rekayasa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen yang melilitnya. Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes M Iriawan menilai Antasari hanya mendompleng kisruh dalam kasus Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto.

“Dia mendompleng kasus Bibit dan Chandra yang belum jelas,” kata Iriawan usai menjadi saksi dalam sidang pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (17/11).

Iriawan mengajak untuk tidak bertanya kenapa para saksi sidang Antasari mencabut keterangan mereka di BAP, misalnya Wiliardi Wizar. Melainkan untuk menganalisa siapa di balik pengingkaran keterangan saksi antara saat di polisi dan persidangan.

“Coba wartawan jangan analisa ada apa, tapi kira-kira siapa otaknya di sini,” kata Iriawan.

Dikatakan dia, Antasari telah berbohong dengan mengaku belum mengenal siapa penerornya saat melapor ke Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri. Padahal Antasari telah mengenal jauh identitas korban yaitu Nasrudin.

“Pada waktu minta bantuan itu sudah kenal dengan Nasrudin. Dia bohong sama Kapolri, tapi sekarang malah diseret-seret,” tandasnya dengan muka kesal.

Iriawan mengatakan, polisi tidak merekayasa keterlibatan Antasari dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Penyidik telah melakukan penyelidikan mulai dari tingkat bawah.

“Nggak ada rekayasa. Ini ada orang mati ditembak, nah kita selidiki dari bawah,” pungkasnya.
dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja PT. TATA MANDIRI SENTOSA (TATA MOTOR), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Belajar dari Drama Korea, Triple C-ABG Ekonomi Kreatif

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (5/7/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, dosen Kewirausahaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di STIE Surakarta sekaligus mahasiswa Program Doktor Pengembangan Bisnis Kecil/UMKM di Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah…