Selasa, 17 November 2009 09:30 WIB Ekonomi,News Share :

Jual beli saham 10% divestasi Newmont rampung

Jakarta–Transaksi jual beli saham 10 persen saham divestasi Newmont tahun 2006 dan 2007 akhirnya telah selesai dilakukan. PT Multi Daerah Bersaing melalui PT Bumi Resources telah benar-benar mentransfer ke rekening pemegang saham asing PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT), yaitu Newmont Indonesia Limited dan Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC).

Pengiriman tersebut dilakukan dari Bank Mandiri cabang Singapura ke Citibank cabang New york dan Sumitomo Mitsui Banking Coorporation di Jepang.

“Transaksi jual beli saham 10 persen saham divestasi Newmont tahun 2006 dan 2007 telah dilakukan,” ujar juru bicara PT Newmont Pasific Nusantara, Rubi Newmont, Selasa (17/11).

Rubi menyatakan, dengan selesainya transaksi tersebut, berarti PT Multi Daerah Bersaing telah resmi menjadi pemegang saham di PT NNT.

“PTNNT menyambut baik PT Multi Daerah Bersaing sebagai pemegang saham dan mitra yg baru tambang tembaga dan emas Batu Hijau,” jelasnya.

Ia berharap kerjasama yang baik dapat terbina sehingga dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia.

“Bersama-sama kita bisa melanjutkan operasi tambang Batu Hijau sebagai perusahaan yang selalu mengutamakan keselamatan karyawan, pengelolaan lingkungan dan memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia,” paparnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Newmont Pasific Nusantara, Martiono Hadianto menyatakan, Multicapital Daerah Bersaing (MDB) telah mentranfer uang sebesar US$ 391 juta kepada pemegang saham asing di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) untuk pembayaran 10 persen saham divestasi Newmont. Ia mengaku, pada pukul 15,05 WIB kemarin, pihaknya telah menerima fax yang menjadi bukti bahwa pihak MDB sudah membayar 10 persen divestasi saham Newmont.

“Fax bukti sudah tranfer jam 15.05 WIB tadi sudah saya terima. Itu jam 3 pagi waktu New York. Jadi kita akan tahu, apakah masuk atau tidak nanti malam jam 21.00 wib karena di sana jam 9 pagi kita baru tahu dana itu ada di rekening kita,” paparnya di hotel JW Marriot, kemarin.

Jika memang uang tersebut sudah masuk ke Newmont dan semua proses berjalan dengan lancar, Martiono menambahkan, maka besok (hari ini)proses transfer saham bisa dilaksanakan dan proses jual beli selesai.

“Posisi kita adalah sama dengan posisi dalam Sales Purchase Agreement (SPA) yang sudah kita tandatangani bahwa yang namanya transaksi terjadi apabila dananya sudah masuk ke rekening kita,” ungkapnya.

Namun jika pada pukul 21.00 WIB tersebut, dana tersebut tidak masuk, lanjut Martiono, maka Newmont akan memberikan denda kepada MDB. Dendanya yaitu sebesar 18 persen per tahun dari nilai 10 persen saham tersebut sebesar US$ 391 juta.

“Jadi dendanya sebesar 18 persen per tahun dan itu di bagi per hari (365 hari) selama ia belum membayar,” jelasnya.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Manajer HRD Geprek Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…