Selasa, 17 November 2009 16:40 WIB News Share :

Iriawan
Wili bentak penyidik saat diperiksa

Jakarta–Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Wiliardi Wizar (Wili) sesuai prosedur. Justru Wili yang bersikap tidak baik kepada penyidik saat diinterogasi keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

“Lebih galakan dia dibandingkan penyidik. Penyidik kan pangkatnya cuma AKP, Kompol,” kata mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes M Iriawan, usai dikonfrontir dengan keterangan Wili dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (17/11).

“Galak bagaimana?” tanya wartawan.

“Penyidik sampai dibentak-bentak,” kata dia yang kini sudah berpangkat Brigjen Pol.

Bahkan, lanjut Iriawan, penyidik telah memberikan suasana santai kepada Wili saat diperiksa. Wili dibebaskan untuk menghisap rokok dan diberi minuman.

“Dalam video sudah jelas kan?” lanjutnya.

Kabarnya video itu diedit?

“Nggak ada. Itulah kecurigaan dan berat sebelah teman-teman wartawan, harus berimbang!” pungkasnya.

Sebelumnya, Iriawan membantah telah menekan Wili agar menandatangani BAP yang mengaitkan keterlibatan mantan Ketua KPK Antasari Azhar dalam pembunuhan Nasrudin. Dia mengatakan Wili merupakan sahabat dekatnya, satu angkatan di Kepolisian dan berpangkat sama, Kombes. Iriawan mengaku bersedih mengetahui Wili diindikasi terlibat dalam kasus pembunuhan yang menggemparkan itu.
dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja PT. WATUKALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Guru Sejarah Melawan Intoleransi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (11/7/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (8/7) lalu alumnus angkatan 1985 Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta…