Selasa, 17 November 2009 19:16 WIB Klaten Share :

Bunga bangkai, hebohkan warga Delanggu

Klaten (Espos)–Warga Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Klaten dibuat heboh dengan temuan bunga bangkai di kampung mereka. Bunga itu menimbulkan bau busuk yang menyengat sehingga menjadi pusat perhatian warga setempat.

Pantauan Espos di lokasi, bunga bangkai itu mekar bersama tanaman bunga lain di halaman Sunardi, warga Desa Sabrang RT 04/RW V Kecamatan Delanggu, Klaten. Bunga itu mempunyai diameter sekitar 20-25 cm dengan tinggi sekitar 15-20 cm.

Anak Sunardi, Aris Surisno mengaku baru mengetahui bunga bangkai tersebut di halaman rumahnya pada Jumat (13/11). Dikatakannya, waktu itu besarnya baru mencapai satu genggaman tangan. Bunga bangkai tersebut semakin bertambah besar seiring bertambahnya hari. Warga mulai tidak nyaman, saat bunga tersebut mengeluarkan bau busuk yang menyengat pada Senin (16/11) sore. Menurutnya, bau busuk itu tercium hingga radius 10 meter dari tempat bunga itu mekar.

“Kemarin (Senin-red) sore, bunga ini banyak dikunjungi warga. Warga antusias ingin melihatnya,” tutur Aris.

Aris mengaku tidak mengetahui jika tanaman tersebut adalah bunga bangkai. Akan tetapi, warga yang datang ke lokasi menyakini bahwa tanaman tersebut adalah bunga bangkai atau Rafflesia Arnoldii karena mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Dituturkannya, saat bunga tersebut mengeluarkan bau busuk, muncul sejumlah lalat berwarna hijau yang mengerumuninya.

“Ternyata bau busuk itu mengundang banyak lalat untuk mengghinggapinya,” tandas Aris.

Ditemui di lokasi yang sama, Ny Sunardi mengatakan, bunga itu tumbuh bersama tanaman bunga yang lain. Kendati demikian, ia mengaku tidak pernah menanam bunga bangkai tersebut.

 

m82

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…