Senin, 16 November 2009 16:15 WIB News Share :

Puluhan mahasiswa demo gayang mafia peradilan

Jakarta–Puluhan mahasiswa berdemonstrasi menyerukan ganyang mafia hukum peradilan di Indonesia. Para mahasiswa tersebut meminta pemerintah untuk membersihkan jejaring setan itu dan berharap agar kasus KPK-Polri diselesaikan tanpa mengedepankan ego institusi.

“Kita mengecam mafia hukum yang merusak sistem hukum kita dan selesaikan kasus KPK-Polri tanpa ego institusi,” kata koordinator lapangan aksi, Rizal, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (16/11) pukul 14.00 WIB.

Pendemo yang menamakan diri BEM Pejuang Keadilan ini tergabung dari beberapa kampus antara lain IPB, Universitas Jayabaya, Universitas Gunadarma dan Universitas Nasional. Dalam aksinya mereka membawa konfigurasi huruf berukuran 40x60cm yang membentuk kalimat “Lawan Mafia Hukum”. Selain itu mereka membawa spanduk bertuliskan “KPK, Polri dan Kejaksaan Bersatulah Melawan Mafia Hukum.”

“Kami mendesak Presiden untuk turun tangan menyelesaikan kasus ini supaya masyarakat tidak dibuai oleh permainan elite,” ujar Rizal.

Usai berdemo di Bunderan HI, mahasiswa melanjutkan aksi di depan Istana Negara. Selama di melakukan demo di Bundaran HI, penjagaan polisi tidak terlampau mencolok. Sementara Jalan Sudirman menuju Thamrin cukup padat karena satu lajur digunakan untuk pengamanan dan pengaturan lalu-lintas.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…