Senin, 16 November 2009 14:35 WIB News,Ekonomi Share :

PLN siap hemat energi hingga Rp 26,6 triliun di tahun 2010


Jakarta–
PT PLN (Persero) menargetkan penghematan senilai Rp 26,6 triliun dari penggunaan energi mix untuk bahan bakar pembangkit milik PLN di 2010. Angka penghematan ini meningkat sekitar 98, 5 persen dari target tahun ini sebesar Rp 13,4 triliun.

“Tahun depan kami perkirakan Rp 26,6 triliun,” ujar Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/11).

Fahmi menjelaskan, peningkatan angka penghematan tersebut disebabkan semakin besarnya penggunaan gas dan batubara sebagai bahan bakar pembangkit, dan adanya pengurangan BBM di pembangkit. “Penghematan tersebut dari penggunaan batubara sekitar Rp 14,1 triliun dan gas sebesar Rp 12,5 triliun,” jelasnya.

Ia memaparkan, penggunaan BBM mencapai puncaknya pada tahun 2008 yaitu mencapai 11,3 juta kilo liter dan mulai berkurang secara signifikan mulai tahun 2009 sebesar 8,8 kilo liter. Kemudian terus menurun menjadi 6,6 juta kilo liter tahun 2010 dan menjadi 4,3 juta kilo liter tahun 2011.

Penurunan BBM tersebut, lanjut Fahmi, menyebabkan meningkatnya secara signifikan bagan bakar gas dan batubara dengan tambahan peningkatan batubara rata-rata 10 juta ton per tahun mulai tahun 2010.

PLN mencatat realisasi penggunaan pembangkit sebesar 21 juta ton dan diperkirakan meningkat sebesar 22,8 juta ton tahun 2009. “Untuk tahun 2010 kami perkirakan meningkat menjadi 29,6 juta ton dan tahun selanjutnya sebesar 40,7 juta ton,” paparnya.

Sementara untuk penggunaan gas akan meningkat dari 181,667 BBTU di tahun 2008; 275,353 BBTU pada tahun 2009; kemudian di tahun 2010 sebesar 320,631 BBTU dan tahun 2011 penggunaan gas untuk bahan bakar di pembangkit sekitar 379,583 BBTU.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…