Senin, 16 November 2009 19:42 WIB Solo Share :

Kesbangpolinmas kekurangan sarana prasarana

Solo (Espos)–Ketersediaan sarana prasarana penanggulangan banjir di Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Solo diakui kurang.
Kesbangpolinmas tidak memiliki armada untuk transportasi.

Selain itu ketersediaan perahu karet dan tenda pleton juga kurang. Bahkan kantor tersebut saat ini tidak memiliki satu pun pelampung, lantaran 10 pelampung yang dimiliki sebelumnya hilang ketika musibah banjir melanda Kota Solo tahun lalu.

“Sarana dan prasarana memang masih kurang. Masalah transportasi dan untuk operasional terbatas. Armada kami tidak ada. Untuk mengatasi pohon tumbang, perlu gergaji mesin, itu kami juga tidak punya. Selain itu perahu karet dan tenda pleton juga kurang,” papar Kepala seksi (Kasi) Perlindungan Masyarakat Kesbangpolinmas Solo, Djoko Widodo, saat ditemui wartawan, di kantor setempat, Senin (16/11).

Berdasarkan data Kesbangpolinmas, saat ini, hanya tersedia dua unit perahu karet, satu unit tenda pleton, lima unit tenda regu dan enam unit tenda keluarga. Padahal berdasarkan pengalaman bencana banjir tahun lalu, menurut Djoko, idealnya disediakan minimal tiga perahu karet dan lima tenda pleton. Sedangkan terkait armada, dia menambahkan, dibutuhkan setidaknya satu unit truk dan mobil bak terbuka untuk mendukung evakuasi korban banjir.

 “Penanganan banjir perlu cepat, karenanya armada itu sebenarnya sangat dibutuhkan,” imbuh dia.

 

tsa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…