Senin, 16 November 2009 16:50 WIB News Share :

Jateng belum tentukan cabang unggulan PON Riau

Semarang–KONI Provinsi Jawa Tengah hingga saat ini belum menentukan cabang olahraga unggulan yang akan menjadi lumbung medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jateng, Sukahar, di Semarang, Senin, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan cabang unggulan itu.

Tetapi, katanya, kemungkinan tidak banyak berubah dengan ketika Jateng tampil pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur.

“Kemungkinan cabang olahraga unggulan Jateng untuk PON XVIII Riau tidak akan banyak berubah dengan saat tampil Kaltim,” kata Sukahar yang juga Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)  Jateng tersebut.

Pada PON XVII/2008 Kaltim, katanya, KONI Jateng menentukan 12 cabang olahraga unggulan yang dijadikan lumbung pengumpulan medali emas. Sebanyak 12 cabang tersebut di antaranya sepak takraw, sepatu roda, renang, atletik, panahan, wushu, balap motor, dan para layang.

Tetapi pada pesta olahraga multievent empat tahunan tersebut, katanya, hanya beberapa cabang olahraga yang memenuhi target sesuai dengan yang ditentukan yaitu menembak, atletik, para layang, dan sepak takraw.

“Selebihnya gagal memenuhi target yang telah ditetapkan,” katanya.

Akibatnya, katanya, Jateng yang biasa bertengger di urutan keempat pada PON (Di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur) terpeleset di urutan kelima di bawah Jawa Timur, DKI Jakarta, tuan rumah Kaltim, dan Jawa Barat, dengan 53 emas, 80 perak, serta 78 perunggu.

Saat ini, katanya, KONI Jateng sudah menerapkan program Pusat Pembinaan Olahraga Presatsi (PPOP) sebagai pengganti program pelatda jangka panjang untuk persiapan tampil di PON Riau mendatang. Dia mengatakan, atlet yang masuk program tersebut sebanyak 110 orang dan 20 pelatih berasal dari 25 cabang olahraga.

Rencananya, katanya, Jateng menambah jumlah atlet yang masuk PPOP menjadi 210 atlet pada 2010 setelah pengajuan anggaran sebesar Rp 21,miliar disetujui oleh Komisi E (Bidang Kesra) DPRD Jateng.

Ia mengatakan, penentuan cabang olahraga unggulan Jateng setelah penentuan nomor pertandingan yang akan dimainkan pada event di Riau mendatang. Ia mengaku, hingga saat ini memang sudah ada keputusan tentang 500 nomor pertandingan tetapi belum ditentukan nomor-nomor dari cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Kami menunggu hasil Rakernas KONI Pusat yang rencananya digelar di Jakarta, Febuari 2010, untuk menentukan cabang olahraga unggulan,” katanya.

Berdasarkan hasil rapat KONI Pusat dengan KONI se-Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu, diputuskan bahwa cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON Riau mendatang tetap sama dengan PON Kaltim lalu yaitu 43 cabang tetapi hanya nomor pertandingan yang dikurangi. PON Kaltim mempertandingkan 749 nomor, sedangkan di Riau 500 nomor.

 

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…