Senin, 16 November 2009 17:45 WIB News,Ekonomi,Internasional Share :

Harga emas terus meroket

Hong Kong–Harga emas kembali menembus rekor terbarunya dan diprediksi akan terus naik. Pelemahan dolar AS masih menjadi alasan di balik lonjakan harga emas dunia.

Pada perdagangan Senin (16/11) di bursa Hong Kong, harga emas menembus rekor tertingginya di US$ 1.131-1.132 per ounce, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.106-1.107 per ounce. Harga emas pagi tadi dibuka pada 1.123-1.124 per ounce.

Harga tertinggi emas dicapai pada perdagangan di London pada Kamis (12/11) lalu. Ketika itu harga menembus US$ 1.123,38 per punce.

“Emas akan terus naik. Dolar sepertinya akan mengalami rally dan seharusnya bisa lebih baik, namun dolar kehilangan kesempatan itu,” ujar seorang pialang seperti dikutip dari AFP.

Dolar AS di pasar Asia tercatat melemah atas euro. Euro menguat ke 1,4948 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4911 dolar. Dolar AS juga melemah atas yen ke posisi 89,51 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,66 yen.

Fund Manajer BlackRock, Evy Hambro menyatakan, ia memperkirakan bank sentral akan menjadi net buyer emas pada tahun 2009, setelah Bank Sentral India membeli 200 ton emas dari IMF 2 pekan lalu. Bank sentral dari berbagai belahan dunia kini terpaksa harus membeli emas untuk diversifikasi cadangan devisanya sehingga memicu kuatnya permintaan emas. Logam mulia itu juga diburu karena dianggap sebagai tempat investasi dari inflasi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…