Senin, 16 November 2009 13:45 WIB Internasional Share :

Ahli bedah Australia mulai lakukan operasi kembar siam Trishna-Krishna

Melbourne–Para ahli bedah Australia mulai melakukan operasi marathon untuk memisahkan dua saudara kembar siam asal Bangladesh, Trishna dan Krishna.

Kedua bocah berusia 3 tahun itu mengalami perlekatan pada bagian belakang kepala. Artinya mereka selama ini belum pernah saling menatap.

Operasi berisiko tinggi tersebut dimulai sesuai jadwal di Royal Children’s Hospital, Melbourne, Australia pada Senin pukul 08.30 waktu setempat. Operasi final pemisahan ini diperkirakan akan berlangsung selama 16 jam.

Ahli bedah plastik Tony Holmes mengatakan, sejauh ini semua berjalan sesuai rencana. Dikatakannya, para ahli bedah saat ini akan mengangkat tulang di bagian belakang kepala. Ini sangat berbahaya karena di situlah otak dan pembuluh darah berlekatan.

Menurut Holmes, peluang keberhasilan operasi ini 25 persen. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Senin (16/11).

Dia menambahkan ada 50 persen kemungkinan dua anak perempuan yatim piatu itu akan mengalami kerusakan otak. Dan 25 persen kemungkinan salah satu dari mereka akan meninggal.

Trishna dan Krishna dibawa ke Australia dua tahun lalu oleh badan Children First Foundation. Keduanya telah menjalani sejumlah operasi berbahaya untuk persiapan operasi pemisahan.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…