Sabtu, 14 November 2009 16:40 WIB News Share :

Tower pintu air Katulampa-Bogor roboh


Bogor–
Tower telemetri (alat pemantau ketinggian air) roboh saat ketinggian air di Pintu Air Katulampa, Bogor, mencapai 120 cm. Petugas pintu air kini mengandalkan 2 radio untuk berkomunikasi.

“Tower pemantau ketinggian air Katulampa roboh sejak Rabu. Robohnya waktu ketinggian air 120 cm, saat air masuk siaga IV,” kata petugas pintu air Katulampa, Andi, di Pintu Air Katulampa, Bendungan Katulampa, Bogor Timur, Bogor, Sabtu (14/11).

Menurut dia, komunikasi hanya dilakukan melalui radio yang menghubungkan informasi Pintu Air Katulampa dengan pintu air lainnya. “Ini sudah dikomunikasikan ke Pemda DKI. Namun pergantian alat belum ada. Kita juga komunikasi terus dengan penjaga pintu air di Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, ketinggian air di Katulampa mencapai 90 centimeter atau siaga IV. Warga Jakarta khususnya yang tinggal di bantaran kali agar waspada apabila wilayah Puncak dan Bogor diguyur hujan terus menerus.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…