Sabtu, 14 November 2009 19:50 WIB News Share :

Pengamat
polisi harus hati-hati tangani kasus Bibit-Chandra

Jakarta–Polisi beranggapan apapun rekomendasi Tim 8 tidak bisa menghentikan proses hukum terhadap kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Padahal, penghentian kasus tersebut adalah bagian dari proses hukum itu sendiri.

“Kalau memang tidak bisa dihentikan itu juga tidak tepat. Karena Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) juga bagian dari proses hukum. UU memberikan peluang kepada penyidik untuk bisa melakukannya,” kata pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, Sabtu (14/11).

Menurut Bambang, polisi jangan dulu memastikan sikap sebelum Tim 8 menyelesaikan tugasnya. Mungkin saja ada solusi bersama yang diajukan Tim 8 kepada Presiden.

“Kita tahu posisi Polri dilematis, tapi sebaiknya jangan dulu bersikap. Kita lihat dulu rekomendasi Tim 8 dan sikap Presiden,” imbuh dosen PTIK ini.

Bambang mengingatkan agar polisi selalu hati-hati dalam kasus ini. Jangan sampai kasus yang menimpa dua pimpinan KPK nonaktif tersebut malah menambah kemarahan rakyat.

“Kalau nanti diputus bebas maka lebih parah lagi (citra polisi),” tandasnya.

Sebelumnya, Jumat 13 November kemarin, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna menerangkan apapun rekomendasi Tim 8 tidak bisa menghentikan proses hukum. Polisi akan menerima segala masukan dari Tim namun tidak berarti rekomendasi tersebut akan diikuti.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Generasi Y dalam Birokrasi

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Selasa (13/6/2017). Esai ini ditulis oleh Tiyas Nur Haryani, dosen di Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah tiyasnur@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Belum banyak tulisan dan penelitian…