Irawati Kusumorasri/doc Irawati Kusumorasri/doc
Sabtu, 14 November 2009 17:31 WIB Tokoh Share :

Irawati dirundung duka

Irawati Kusumorasri/doc

Irawati Kusumorasri/doc

Penari kebanggaan Kota Bengawan, Irawati Kusumorasri tengah dirundung duka. Ibundanya tercinta, Sri Wulan Soedhiatmo Soerjo Soemanto, 80, berpulang ke sisi Sang Pencipta, Jumat (13/11), sekitar pukul 03.00 WIB lantaran sakit yang diderita sejak dua tahun silam. Saat ditemui Espos di rumah duka, Jl Dr Supomo No 7 Solo, Irawati pun mengaku sedih atas peristiwa itu.
”Sekitar dua tahun lalu ibu jatuh dan harus operasi pinggul. Sejak itu kondisinya melemah dan hanya bisa berbaring di tempat tidur,” urai Irawati.
Ibu dua anak tersebut menganggap ibunya sebagai sumber inspirasi. Dia lah sosok yang selama ini memberikan dukungan dalam kariernya sebagai penari profesional. ”Ibu juga sebagai manajer saya. Dia yang menyusun jadwal, kostum, serta pemberi motivasi. Saya masih ingat waktu saya menari ke Jawa Timur, ibu rela menyusul naik bus sendiri ke Jawa Timur,” ucap Irawati.
Namun,  koreografer Wedhatama (2008) tersebut mengaku ikhlas dan telah merelakan kepergian ibunya. Meskipun berat, ia akan berusaha tegar menjalani hari-hari ke depan tanpa dampingan seorang ibu.  hkt

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…