Sabtu, 14 November 2009 16:05 WIB News Share :

Hak angket skandal Bank Century tak ada muatan politis

Jakarta--Sejumlah anggota DPR sedang bergerilya agar pengajuan hak angket terhadap Bank Century dapat lolos. Bergulirnya wacana hak angket tersebut tidak bermuatan politik dan balas dendam.

“Saya kira kita tidak boleh berandai-andai dan tidak boleh mengadili seseorang. Ini bukan ditunggangi motif politik dan balas dendam,” ujar anggota Komisi XI Andi Rahmat.

Hal ini dikatakannya pada diskusi bertema ‘Tibalah Century Pada Hak Angket’ di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berharap seluruh fraksi di DPR dapat menyetujui tentang hak angket Bank Century pada sidang Paripurna mendatang.

“Tidak ada yang kita nyatakan salah. Impikasinya juga pada kebijakan dan membentuk sanksi hukum pada pelaku kejahatan di keuangan,” kata dia.

Sementara itu, anggota Komisi III asal PDIP, Gayus Lumbuun memastikan tidak ada niat dari para penggagas hak angket untuk menjatuhkan nama pejabat negara.

“Tujuan politik tidak sama sekali. Kita hanya memperbaiki ketidakdisiplinan terutama di sektor keuangan,” pungkasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…