Sabtu, 14 November 2009 21:30 WIB Wonogiri Share :

Bayi dibuang, pejabat berebut menengok

Wonogiri (Espos)–Temuan bayi di lahan kosong di lingkungan Manggis, Punduhsari, Manyaran menggemparkan warga. Kabar tersebut bahkan sampai ke Bupati dan dilaporkan di hadapan sidang paripurna DPRD Wonogiri.

Bupati H Begug Poernomosidi dihadapan peserta sidang mengatakan akan memeliharanya. Informasi yang dihimpun Espos, bayi berjenis kelamin laki-laki itu saat dini dirawat di ruang isolasi RSUD dr Soediran MS, Wonogiri. Para pejabat, seperti Sekda Wonogiri H Suprapto, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Budisena, Kepala Inspektorat Sutanto, Direktur RSUD dr Soediran dr Setyorini dan Kepala DKK dr Aug Djarot menengok kondisi bayi tersebut.

Dokter jaga di IGD RSUD dr Soediran MS, dr Supriyadi mengatakan kondisi bayi lahir normal. “Kondisi cukup baik, namun muka sudah berbintik merah karena digigit semut. Menurut cerita seseorang bayi itu ditaruh di jalan dan sudah dikerumuni semut,” katanya.

Ciri-cirinya, berat 2,5 kg, panjang 51 cm dan lingkar kepala 34 cm. Direktur RSUD Wonogiri, dr Setyorini mengatakan dimungkinkan bayi tersebut dilahirkan 2-4 hari lalu. “Adanya bintik-bintik merah di muka itu karena gigitan semut.”

tus

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…