Jumat, 13 November 2009 14:59 WIB News Share :

Jasa Marga lirik operator jembatan Selat Sunda

Jakarta–PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengakui ketertarikannya untuk menjadi operator Jembatan Selat Sunda yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera, jika jembatan ini sudah selesai dibangun..

“Tertarik menjadi operator, pasti,” tegas Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/11).

Menurut Frans, Jembatan Selat Sunda berpotensi untuk memeratakan pembangunan di luar pulau Jawa. Untuk itu, jika proyek ini terlaksana, pihaknya menyarankan agar wacana jembatan dijadikan jalur tol tidak dilakukan.

“Kalau tol nggak mungkin. Harus bentuk subsudi, dan di sini perlu peran pemerintah. Seperti halnya pembangunan Jembatan Suramadu,” katanya.

Ditambahkan Frans, pembangunan Jembatan Selat Sunda jangan dilihat secara investasi bisnis tapi dengan kaca mata ekonomis. “Dengan terhubungnya Pulau Sumatera dengan Jawa, maka dapat mengembangkan wilayah, dan juga dapat memeratakan pembangunan di luar pulau Jawa,” paparnya.

Pada saat yang sama, Frans kembali menerangkan Jasa Marga siap mengambil alih beberapa ruas jalur tol yang selama ini dioperasikan swasta. “Kami berpikir untuk ikut serta dalam beberapa ruas milik swasta yang terhenti,” tambahnya.

Jasa Marga siap menjadi pemilik mayoritas atas beberapa ruas tol tersebut. Namun sayang Frans tidak menyebutkan rinci jalur-jalur mana saja yang menjadi incaran perseroan. “Ada beberapa, saya belum bisa ungkapkan dengan jelas. Bukan tender baru, JORR II,” imbuhnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…