Jumat, 13 November 2009 20:51 WIB Sragen Share :

Hujan disertai angin kencang, 4 kios runtuh

Sragen (Espos)–Sebanyak empat kios milik pedagang mie ayam dan warung makan Padang di sebelah selatan Alun-alun Kabupaten Sragen runtuh tertimpa patahan batang pohon trembesi saat hujan lebat disertai angin kencang, Jumat (13/11) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Selain menimpa empat kios, batang pohon tersebut sempat mengenai Arif, 18, yang sedang berjualan nasi Padang dan sebuah motor milik salah seorang pembeli makanan di lokasi itu. Untuk pertolongan pertama, Arif dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena mengalami luka-luka di bagian tubuhnya.

Informasi yang dihimpun Espos Jumat sore di tenpat kejadian perkara, hujan deras mengguyur daerah di Kecamatan Sragen kota sekitar pukul 15.00 WIB dengan angin kencang. Akibat angin kencang tersebut banyak batang pohon yang tumbang, termasuk batang pohon trembesi berukuran besar di sebelah selatan Alun-alun Kabupaten Sragen yang menimpa empat kios, yakni kios pedagang es batu milik Margono, kios pedagang pigura atau lukisan milik Joko, kios pedagang Mie Ayam milik Sugiman dan kioa makanan padang milik Za Firman.

“Saat empat kios itu tengah buka seperti biasanya, tiba-tiba pohon trembesi yang ada si sebelah timur persis keempat kios itu tumbang dan menimpa empat itu sekitar pukul 15.00 ketika hujan masih deras,” papar salah seorang saksi Ny Tugiman.

Sejumlah warga sekitar segera membantu pemilik empat kios untuk menyingkirkan batang pohon itu dan menyelamatkan barang dagangan yang ada, termasuk gerobak mie ayam milik Sugiman. Ny Tugiman menambahkan, pada saat pohon tumbang Arif sudah berusaha lari saat, namun dia tetap terkena patahan batang itu. Arif mengalami luka dibagian punggung dan tangan kirinya. “Korban dilarikan ke rumah sakit karena luka yang kemungkinan bisa patah tulang,” tambah Ny Tugiman, yang juga salah satu pedagang kios renteng.
trh

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…