Kamis, 12 November 2009 12:22 WIB News Share :

Tersangkut kasus korupsi, Dimyati terancam di PAW

Jakarta–Wakil Ketua DPR Pramono Anung berharap pimpinan Fraksi PPP DPR memantau kemajuan kasus Dimyati Natakusumah yang sedang diproses hukum karena korupsi. Jika proses hukum makin jelas, tentu Dimyati harus diganti.

“Nanti tentunya akan ada laporan resmi dari fraksi. Sesuai dengan Undang-Undang kalau tuntutannya melebihi batasan, sesuai aturan ya disiapkan pengganti,” kata Pram saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11).

Menurut Pram tidak ada anggota DPR yang kebal hukum. Siapa pun anggota DPR yang terlilit kasus korupsi harus ditindak secara hukum. “Kita menghormati proses hukum. Siapapun di Republik ini tidak ada yang kebal hukum,” kata Pram.

Sebaliknya, nanti kalau memang Dimyati tidak bersalah, Pram mengajak semua anggota DPR memulihkan namanya sebagai wakil rakyat. “Tapi kalau ternyata tidak bersalah ya kita berkewajiban memulihkan nama baiknya,” pungkasnya.

Dimyati Natakusuma adalah anggota DPR dari FPPP dikenal sebagai mantan Bupati Pandeglang, Banten. Dimyati terlilit kasus penyuapan anggota DPRD Pandeglang untuk memuluskan peminjaman dana Pemkab Pandeglang dari Bank Jabar Pandeglang senilai Rp 200 miliar pada tahun 2006.

dtc/isw

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…