Kamis, 12 November 2009 11:27 WIB News,Ekonomi Share :

Terkait pemadaman listrik, Menneg BUMN minta PLN memikirkan nasib pelaku industri

Jakarta–Menneg BUMN Mustafa Abubakar mengunjungi Gardu Induk Cawang. Mantan Dirut Bulog itu meminta semua pihak bekerja memulihkan listrik untuk mengatasi krisis listrik saat ini.

Mustafa hadir di GI Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (12/11) pukul 09.00 WIB. Ia selanjutnya melakukan diskusi dengan jajaran Direksi PLN dan GM PLN Disjaya.

“Semua bekerja, sekarang dalam konsisi krisis, tidak bisa besok-besok,” ujar Mustafa.

Usai rapat kerja di Gedung DPR/MPR pada Rabu (11/11) malam, Mustafa mengatakan dirinya memang ingin memantau langsung jalannya perbaikan yang dilakukan PLN.

“Peninjauan dilakukan untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan sehingga target pertangahan Desember bisa rampung,” katanya.

Diharapkan, dengan adanya peninjauan itu, PLN bisa bekerja secara maksimal dalam mengembalikan kebutuhan listrik di sekitar Jabodetabek.

Ia juga meminta masyarakat untuk bisa membantu mengawal dan mengawasi jalannya perbaikan tersebut agar bisa lebih cepat selesai dan masalah pemadaman listrik teratasi.

Ia mendesak PLN untuk bisa terus memberi update mengenai jadwal pemadaman yang bakal melanda beberapa titik di seputar Jabodetabek supaya tidak merugikan dan masyarakat bisa lebih waspada.

“Selama ini ada kesan sudah mati dan tidak ketahuan. Saya katakan tidak boleh terjadi begitu lagi, harus ada pemberitahuan dengan jadwal yang jelas sehingga konsumen siap,” tambahnya.

Ia berharap, BUMN listrik itu sudah bisa menerapkan kompensasi kepada konsumennya yang terkena pemadaman listrik. Terutama bagi kalangan industri yang dampaknya terasa besar sekali.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…