Kamis, 12 November 2009 20:50 WIB Solo Share :

Tempat tes CPNS masih dirahasiakan

Solo (Espos)–Tim pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) Solo masih merahasiakan lokasi ujian tertulis dalam kelanjutan tes CPNS, yang rencananya digelar Minggu (6/12).

Hal itu ditujukan, salah satunya untuk mencegah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Sementara, berdasarkan data terakhir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, jumlah pelamar CPNS Pemkot Solo 2009 sebanyak 2.885 pelamar. Jumlah tersebut masih ditambah lima pelamar yang berkas lamarannya masih berada di Kantor Pos Besar Solo. Dari jumlah itu, hanya 1.830 pelamar yang memenuhi syarat (MS).

Ketua Tim pengadaan CPNS 2009 Kota Solo, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Boeddy Soeharto mengatakan pihaknya baru akan mempublikasikan lokasi ujian tertulis CPNS sepekan sebelum tes tertulis dilaksanakan. Hal itu, jelas Boeddy, ditujukan untuk mencegah ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja mencurangi tes tertulis.

“Tempat belum, saya katakan ini rahasia. Karena akan menjadi persiapan bagi para, ya kita tahu siapa, para pihak yang punya rencana lain, merusak tes, mengacaukan atau apa. Jadi sepekan sebelum tes mungkin baru kami umumkan lokasinya,” tutur dia, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Kamis (12/11).

Menurut Boeddy banyak pertimbangan untuk menentukan lokasi tes tertulis. Di antaranya, papar dia, lokasi yang digunakan diharapkan mampu menampung semua peserta tes. Selain itu, lokasi tes juga harus dekat dengan tempat penyimpanan soal yang sampai saat ini masih dirahasiakan. Boeddy menyebut, tempat tes tertulis yang direkomendasikan adalah lokasi sekolah. Namun pihaknya harus jeli memilih sekolah yang berada dekat dengan tempat penyimpanan soal tapi cukup besar untuk menampung semua peserta tes.

Sementara itu, Kepala bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai BKD Solo, Daryono mengatakan berdasarkan data terakhir, jumlah berkas lamaran CPNS yang diterima BKD hingga hari terakhir sebanyak 2.885 berkas. Sebanyak 1.055 berkas atau 36,6% tercatat tidak memenuhi syarat (TMS).
tsa

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pasang Naik Pendidikan Islam

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/6/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo, dan pengajar di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat email penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO¬†— Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) SMP…