Kamis, 12 November 2009 13:15 WIB News,Ekonomi Share :

PLN masih utang BBM ke Pertamina Rp 18 triliun


Jakarta–
Utang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) PLN kepada Pertamina hingga 9 November 2009 mencapai Rp 18,096 triliun.

“Ini tidak termasuk utang jangka panjang (MTN/Medium Term Notes) sebesar Rp 4,5 triliun,” ujar Direktur Keuangan Pertamina (Persero) Frederick ST Siahaan dalam Rapat Dengar  Pendapat (RDP) dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, (12/11).

Menurut Ferederick, utang  PLN ini akan terus bertambah karena anggaran subsidi dari Pemerintah untuk PLN tidak  setara dengan realitas konsumsi BBM PLN. Selain PLN, Pertamina juga mencatat adanya sejumlah badan usaha lain dan lembaga negara yang masih mempunyai utang pembelian BBM.

Utang TNI tercatat Rp 7,135 triliun, Trans Pasific Petro Indotama (TPPI) sebesar Rp 3,88 triliun. Sementara utang  Garuda Indonesia tersisa Rp 720,49 miliar dan Merpati Nusantara Rp 313,65 miliar.

“Sehingga total piutang pembelian BBM oleh badan usaha lain kepada Pertamina sebesar Rp 30,15 triliun,” paparnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…