Kamis, 12 November 2009 17:25 WIB Internasional Share :

Pemimpin Hizbullah kecam Obama

Beirut–Pemimpin kelompok Libanon, Hizbullah menuding Presiden Amerika Serikat (AS) bias demi Israel. Sheikh Hassan Nasrallah juga menyebut Obama tidak menghormati martabat warga Arab dan muslim.

Hal itu dicetuskan pemimpin Hizbullah tersebut dalam pidato yang disiarkan televisi untuk ratusan ribu pendukung Hizbullah di Beirut.

Dikatakan Nasrallah, Obama bahkan telah lebih jauh daripada pendahulunya, George W Bush dalam mendukung Israel. “Yang kita lihat adalah komitmen absolut Amerika pada kepentingan Israel. Sementara mengabaikan martabat dan perasaan warga Arab dan muslim serta negara dan pemerintah mereka,” cetus Nasrallah seperti dilansir Al-Jazeera, Kamis (12/11).

Menurut Nasrallah, ekspektasi tinggi terhadap Obama kini telah hancur. Dicetuskan Nasrallah, Obama awalnya menyerukan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi. Namun kemudian Obama mengulur-ulur ucapannya itu. Hal itu menurut Nasrallah merupakan “taktik” yang disetujui AS dan Israel. Bahwa statemen awal Obama soal penghentian pemukiman Yahudi merupakan “taktik Amerika untuk mengulur waktu dan meraih simpati Arab”.

dtc/isw

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…