Kamis, 12 November 2009 12:38 WIB Internasional Share :

Lagi, TKI dianiaya majikan

Singapura–Penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri kembali terjadi. Seorang pembantu rumah tangga terluka karena dianiaya oleh majikan perempuannya di Singapura.

PRT asal Indonesia bernama Yuli Rahayuningrum beberapa kali mengalami pemukulan dan tindak kekerasan lainnya oleh Zahara Ibrahim.

Atas perbuatannya, Zahara diseret ke pengadilan dan menghadapi sembilan dakwaan tindakan kriminal dan menyebabkan luka-luka pada pembantunya, Yuli. Demikian seperti diberitakan harian Singapura, Straits Times, Kamis (12/11).

Di persidangan terungkap, Zahara pernah beberapa kali menjitak kening Yuli pada Februari lalu. Zahara juga pernah memukul wanita berumur 30 tahun itu dengan peralatan seperti kuali penggorengan.

Pada 5 April, Zahara menekan wajah Yuli beberapa kali. Kemudian dengan menggunakan handuk basah yang dipenuhi dengan saos cabe, Zahara memukuli wajah Yuli. Zahara juga menggunakan mangkuk kaca untuk memukul dahi Yuli.

Jika terbukti bersalah, Zahara bisa dipenjara hingga tiga bulan dan denda hingga US$ 1.500 per dakwaan. Dia bisa dipenjara hingga tiga tahun dan atau denda maksimum 7.500 untuk setiap dakwaan kekerasan pembantu.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…