Kamis, 12 November 2009 15:15 WIB Hukum,News Share :

Kasus pembunuhan model di Apartemen Mediterania, pelaku diduga teman korban

Jakarta–Teka-teki pembunuhan model cantik Setianti Dwi Retno  mulai terkuak. Korban sebelum dibunuh diketahui sempat menerima tamu pria berinisial F pada Senin (9/11) di kamarnya di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. F masih muda dan mengenakan sweater warna merah.

“Sekitar pukul 10.30 WIB, datang teman Mbak Tia, inisialnya F. Tidak lama, saya disuruh turun sama Mbak Tia ke lobi. Katanya, ada temannya yang mau datang. Terus saya dikasih handphone temannya Mbak Tia (F). Nanti, kalau temannya datang, saya ditelepon, disuruh ngajak dia ke kamar,” kata AAM, pembantu Tia.

Hal ini disampaikan dia di rumah duka, Jalan H Kahfi, Gg Cermai RT 7 RW 4 nomor 15 A, Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).

Tidak lama kemudian, kata AAM, F turun menemuinya di lobi. “Si F pakai sweater merah, orangnya kalau dibilang cowok ganteng. Tetapi kalau jadi perempuan juga cantik, agak-agak kayak gitu,” ujar AAM.

Menurut dia, usia F masih muda, sekitar 19 hingga 20 tahun. “Dia minta handphonenya. Lalu saya kasih. Dia bilang ke saya, Mbak Tia lagi tidur, jangan diganggu dulu ya. Saya bilang, iya, saya di sini,” kata AAM.

Pukul 14.00 WIB, lanjut AAM, ada tukang rambut Tia datang. “Terus saya sama tukang rambutnya naik ke kamar. Terus saya gedor-gedor pintunya, tetapi Mbak Tianya nggak bangun. Saya kira Mbak Tia pergi” kata dia.

AAM mengatakan, tukang rambut itu langsung pergi karena ada janji di tempat yang lain. “Saya tungguin terus di situ. Saya tidurnya di lobi karena Mbak Tia belum pulang juga,” kata AAM.

Sejak hari itu AAM ‘terdampar’ di lobi apartemen hingga dua hari karena tidak bisa masuk ke dalam unit majikannya.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja klinik pratama White Rose, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…