Kamis, 12 November 2009 18:13 WIB Issue Share :

Cheerful Kids Songs coba kembalikan lagu anak sebagai primadona

Solo (Espos)–Bukan pemandangan yang mengherankan lagi ketika anak-anak di sekeliling kita lebih tertarik menyanyikan lagu-lagu milik orang dewasa. Tengok saja, lagu-lagu bertemakan percintaan dari grup band Ungu, Peterpan, Kangen Band, ST12, dan sederet penyanyi top lainnya mampu dihapal di luar kepala.

Berangkat dari fenomena yang terus berkembang di masyarakat tersebut, muncul gairah untuk mengembalikan pamor lagu-lagu anak yang digandrungi masyarakat. Lembaga pendidikan, Pink Production lantas menggunakan lagu-lagu seperti Naik ke Puncak Gunung, Balonku Ada Lima, dan Bintang Kecil untuk diaransemen ulang dalam versi berbahasa Inggris dan direkam ke format DVD. Album tersebut, lantas diluncurkan pada perhelatan Expresi Anak Indonesia bertajuk Cheerful Kids Songs, Kamis (12/11), di Gedung Graha Wisata Niaga, Solo.

Dalam acara yang dibuka Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) tersebut, sekitar 60 kelompok yang berasal dari berbagai TK di seluruh Solo berlomba memperebutkan trofi gubernur. Anak-anak yang rata-rata masih berusia di bawah lima tahun tersebut, bergantian memamerkan kebolehan mereka di atas panggung yang dihiasi puluhan balon beraneka warna.

Tengok saja, tingkah polos anak-anak dari TK Warga Solo. Setelah berjajar rapi, Paul salah satu peserta lantas memberi aba-aba untuk memberi hormat kepada dewan juri. Sambil menggoyangkan pinggul ke kanan dan kekiri dan mengangkat tangan bergantian, mereka membawakan lagu Up To The Mountain, alias Naik-Naik di Atas Gunung versi bahasa Inggris, dengan suara lantang. Rona keceriaan serta seyum lepas, terlihat jelas pada raut wajah mereka.
“Iramanya ceria jadi saya suka,” ujar Paul sambil menunjukkan senyumnya saat ditanya wartawan.

Ketua Kelompok Kerja Kepala TK (K3TK) Surakarta, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang menjadi Ketua Pelaksana Cheerfuls Kids Song, Wiwik Dwiyastuti menyatakan, semangat untuk menjadikan lagu-lagu anak sebagai primadona wajib digalakkan.
hkt

lowongan kerja
lowongan kerja kosti solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO–Pekan lalu, di sela-sela menghadiri seminar internasional mengenai┬áMedia Self Regulating, beberapa…