Rabu, 11 November 2009 18:52 WIB Issue Share :

Yenni Wahid ingin segera punya momongan

Jakarta– Yenny Wahid, putri dari mantan presiden RI Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur mengaku ingin segera punya momongan.

“Kalau bisa secepatnya dapat momongan,” kata wanita yang mempunyai nama lengkap Yenny Zannuba Arifah Chafsoh Rahman itu di Jakarta, Rabu (11/11).

Yenni yang baru menikah dengan Dhohir Farisi sekitar satu bulan lalu itu juga menambahkan, sejak menikah hingga saat ini dirinya sempat vakum dalam organisasi partai politiknya.

“Dalam waktu dekat ini saya akan kembali aktif dalam organisasi partai politik karena banyak sekali agenda yang harus diselesaikan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa gerakan partai politik harus tetap berjalan karena permintaan dari daerah-daerah lainnya. Sebelum menikah saya sempat memproses formulasi untuk gerakan baru dalam partai politik namun tertunda oleh kesibukan pernikahan dan dalam waktu dekat ini akan saya lanjutkan karena teman-teman dari daerah sudah mulai bertanya-tanya,” katanya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa dirinya juga akan disibukkan oleh berbagai kegiatan lainnya yaitu persiapan mukhtamar, menghadiri berbagai undangan seminar, workshop, dan lain sebagainya.

“Sejak vakum kemarin banyak sekali undagan berdatangan untuk menjadi pembicara seminar, menghadiri workshop dan lain sebagainya,” katanya.

Ia berharap, dirinya akan bisa cepat kembali berkegiatan seperti sedia kala karena menurutnya aktivitasnya yang padat tidak akan mengganggu perannya dalam rumah tangga. Selain itu, meskipun kegiatannya akan kembali padat ia kembali mengaku tetap mengharapkan cepat memiliki momongan.

“Kalau bisa secepatnya, saya rasa saya akan bisa membagi waktu antara kegiatan politik dengan mengurus rumah tangga dan momongan,” katanya.

Yenny Wahid (34) menikah dengan Dhorir Farisi (30), pria kelahiran Probolinggo dari pasangan H Maruf Hasyim dan Hj Ma’rufah,  pada Kamis 15 Oktober 2009.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja CV SATRIA GRAHA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Fetisisme Ramadan

Gagasan Harian Solopos edisi Rabu (14/6/2017) ini karya Bagus Kurniawan, dosen Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya UNS. Solopos.com, SOLO–Gejala yang terjadi akhir-akhir ini menunjukkan Ramadan mengalami anomali. Dalam paradigma spiritualitas Islam, Ramadan dianggap sebagai bulan bagi umat Islam utuk…