Rabu, 11 November 2009 18:20 WIB News Share :

Sultan
DIY siap bangun bandara Internasional baru

Yogyakarta– Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, DIY akan membangun bandara internasional baru pada kurun waktu sepuluh tahun ke depan.

“Lokasi bandara belum ditentukan, namun wilayah di Kabupaten
Kulonprogo dan Bantul menjadi daerah yang paling dimungkinkan untuk didirikan bandara baru tersebut,” katanya usai bertemu dengan beberapa pakar dari Mott MacDonald Praha, Cekoslovakia, di Yogyakarta, Rabu (11/11).

Ia mengatakan, Yogyakarta dibantu pemerintah Cekoslovakia sedang membuat studi tentang bandara internasional. Namun, detil rencana dan ekonominya belum disusun.

“Kami masih sebatas mengidentifikasi potensi di beberapa daerah. Pertemuan itu dilakukan untuk menjelaskan potensi beberapa daerah di DIY untuk dijadikan bandara,” katanya.

Menurut dia, di wilayah Kabupaten Kulonprogo ada tanah di pinggir laut yang landai,sedangkan di wilayah Bantul ada irigasi yang harus diselesaikan dan harus ditutup. “Kami belum memutuskan pilihan lokasinya di daerah mana,”katanya.

Ia mengatakan, ke depan akan dibahas juga pendekatan dengan beberapa pihak terkait, karena wilayah Yogyakarta dan Solo merupakan kawasan markas TNI Angkatan Udara (AU). “Yogyakarta-Solo areal TNI AU sehingga harus ada pendekatan dengan pihak terkait. Bandara Adisutjipto penuh pemukiman, nanti akan dijadikan khusus untuk TNI AU, sedangkan bandara baru untuk sipil,” katanya.

Menurut dia, sepuluh tahun ke depan program perencanaan pembangunan bandara internasional baru ditargetkan sudah selesai. “Dana untuk pembangunan bandara baru berasal dari pihak swasta seperti bandara internasional di Lombok. Konsorsium swasta yang akan mendanai,” katanya.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Bank perkreditan rakyat, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Guru Sejarah Melawan Intoleransi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (11/7/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (8/7) lalu alumnus angkatan 1985 Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta…